Gara-gara Gagal Fokus


Saya sedang mengalami gagal fokus. Mungkin karena shock sama TA, haha. But thanks to Allah, I still have many people that care for me so much. Beberapa dari mereka adalah yang lebih muda daripada saya.

Orang yang paling sering protes (di depan saya) adalah uri saranghi partner. Namanya Ummu Kultsum, biasa dipanggil Uchum. Anak Sukabumi. Sunda asli. Kalo ngomong lucu banget. Cute~ Ni bocah paling getol kalo protes ke saya. Mulai dari style saya yang rada emmh gak usah diceritain, *makasih dek, gara-gara kamu, mbak sampe beli sepatu Cinderella :D * sampe sekarang pas saya TA. Awalnya risih juga diprotes mulu sama yang lebih muda. Biasanya saya yang suka ngomelin adek-adek dan tanpa sadar, saya sepertinya jadi rada diktator. Tapi, ternyata saya baru nyadar kalo sebenarnya itu bentuk perhatian dan rasa sayang mereka ke saya. Meski gak pernah bilang, mbak aku sayang kamu, uhibbuki fillah, de es be, tapi dengan protes itu dia menunjukkan betapa pedulinya dia pada nasib saya. Mungkin karena kakaknya juga seangkatan sama saya dan sedang TA makanya dia jadi tambah care sama saya.

Saya masih inget waktu masih se-tim sama dia, tiap kali silaturahim ke lembaga intra kampus dengan sneaker favorit saya *karena Cuma satu-satunya*, dia selalu bilang.

“Mbak, style-nya diganti po’o. Sekali-sekali pake sepatu cewek kek?,” katanya dengan suaranya yang gak mainstream itu :D

Saya sampe gerah diomongin gitu mulu tiap kali jalan sama dia. Akhirnya, pas ada kesempatan dan rizki, saya beli juga sepatu yang yah rada ceweklah. Sekali-sekali kembali ke fitrah *maksudnyaa?*

Dan sekarang dia kembali protes karena saya gagal fokus sama TA. Bukannya ngebut, malah nyantai. Nulis yang lain pula. But I know, she wants me to be a great sister in her eyes. Gak hanya itu, dia pengen saya menjadi yang terbaik di sisi Allah karena dia tau saya harusnya ngasih contoh. And last but not least, jazakillah khairan katsir, arigatou, gomawo, xie xie buat uri saranghi partner plus yeodongsaeng or imooto, Uchum. Love you in Allah dek <3

And still, jazakumullah khairan katsir untuk all of my friends and my family. You all are my treasure. Thanks to Allah for this most beautiful present.

*sayup-sayup terdengar suara penonton berteriak. Woi Dit, fokus. Skripsi, woi. Skripsi*

Shelter, October 12, 2014. 10:17 PM. Ahad Barokah. Back to F.O.C.U.S

Forever Young

Rumah


Rumah. Setiap orang pasti punya interpretasi yang berbeda saat menyebut kata rumah. Begitupun dengan saya. Bagi saya, rumah itu tidak sekedar tempat melepas lelah tapi juga tempat belajar. Makanya, banyak tempat yang sering saya sebut sebagai rumah, dan tentu saja selain rumah saya :D

Waktu SMA, tempat nongkrong favorit di sekolah adalah Musholla. Kenapa? Karena di sana saya berkumpul dengan teman-teman seperjuangan di Rohis dan bisa mendiskusikan banyak hal selain rapat, tentu saja :D Selain rumah ortu, saya punya rumah lain. Tempat yang saya anggap rumah kedua saya waktu itu. Yap, rumah musyrifah (ustadzah) saya. Karena sering sekali halqah di sana, jadi seperti rumah sendiri. Datang, disuruh masuk langsung ngibrit ke dapur. Nyari makan :D Tapi emang dulu itu udah kayak anaknya musyrifah, sampe suami beliau kita panggil Abi saking udah akrab. Ya, saya dulu gak sendirian, tapi bareng 3 sahabat seperjuangan yang lainnya. Ada Fitri, Mala sama Iva. Rumah beliau selalu jadi tempat yang nyaman bagi saya karena di sana saya tidak sekedar melepas lelah, tapi juga berdiskusi banyak hal dengan musyrifah dan teman-teman halqah.

Pas kuliah, saya merantau. Dan di sinilah saya memiliki lebih banyak rumah. Ya, karena saya pindah-pindah dari satu rumah binaan ke rumah binaan lainnya. Selain rumah musyrifah tentu saja hehehe :D Rumah pertama saya di sini namanya Fastabiqul Khairaat. Singkatannya FK. Pertama kali denger saya malah itu Fakultas Kedokteran karena di kampus saya ada FK. Ternyata itu nama rumah binaan. Saya di sana selama satu tahun. Banyak hal yang saya pelajari di FK dan tentu saya banyak kenangan “nano-nano” selama saya di sana. Dari sana pula saya akhirnya menobatkan diri saya sebagai Cinderella Jam 9 karena peraturan rumah gak boleh pulang di atas jam 9 malam atau siap-siap camping di teras rumah. Seringkali karena kegiatan malam, misal halqah, kuliah atau rapat, saya akhirnya harus ngebut sampai rumah sampe ngos-ngosan. Dan akhirnya, tahun berikutnya saya pindah ke rumah binaan baru sampai sekarang. Dan FK pun berganti personil. Dulu waktu tahun saya ada mbak Dina, mbak Indah, Ajeng, Elok, Nurus, Inna, Zizah, dan beberapa personil lain yang akhirnya pindah. Sekarang di FK tinggal  mbak Dina sama Ajeng.

Oke, episode berpindah. Rumah saya yang sekarang sudah masuk 2,5 tahun bernama Khairunnisa 1453. Rumah yang personilnya paling sedikit karena serumah hanya 4 orang. Jadi, saya barengan sama 3 teman saya yang lain. Ada mbak Sari, Nurul dan Epit. Sebelumnya ada Lani dan Yepi. Tapi mereka sudah pindah dan digantikan sama Nurul dan Epit. Dulu, rumah ini sering jadi semacam tempat persinggahan teman-teman yang lain. Kadang sepiiii banget, kadang rameeee banget. Dan akhirnya balik lagi jadi sepi.

Kami berempat berbeda, meskipun saya, mbak Sari dan Epit dari pulau yang sama. Namanya juga manusia, karakternya pasti beda. Yang pertama ada mbak Sarimuna. Anak Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) angkatan 2012. Saya punya julukan buat mbak Sari, yaitu Kanjeng Mami karena mbak Sari itu sangat peduli dengan yang namanya kebersihan rumah. Semua dikomentari mulai dari A-Z dan saya selalu jadi orang yang paling sering diomelin. Mbak Sari juga kadang-kadang suka bercanda dan kalo lagi suntuk kerjaannya adalah ngebully orang yang ada di dekatnya. Siapa aja, gak terkecuali Nurul dan Epit yang juga kadang gak tau apa-apa sama sekali. Tapi, aslinya mbak Sari itu baik dan perhatian. Murah hati dan tidak sombong hehehe :D Tapi sekarang karena sibuk nge-lab jadinya di rumah Cuma lewat doang trus balik lagi ke lab.

Kedua, namanya Nurul Husni. Anak Fakultas Teknologi Pertanian angkatan 2012. Dia saya juluki Miss Wajak karena gayanya yang sangat feminin. Ngomong yang Cuma butuh hitungan detik diselesaikan dalam hitungan menit sama dia. Dia sering banget ngelupain sesuatu dan kerennya kalo tidur bisa dimana aja *saya gak bisa haha :D* Nurul adalah anak yang sangat ceria. Saya jarang banget lihat dia nangis padahal kehidupannya gak seindah kehidupan Putri Salju *apaan sih?* Beda banget sama saya *eh* Nurul itu sukanya konser dan kadang saya ikutan juga :D Sampai akhirnya kami dibilangin KN Band. Nurul suka bawa bahan makanan kalo pulang ke rumah. Biasa bawa singkong, ketan dan daun singkong kesukaan kami. Nurul juga yang paling jago masak dan favorit kami adalah makanan yang super asin. Meskipun kadang kena protes karena katanya orang-orang rumah ngebet nikah padahal sebenarnya karena kita semua doyan asin :D

Yang paling bontot namanya Novembrianti Handayani dan dipanggil Epit. Dia anak Program Kedokteran Hewan angkatan 2014. Saya belum punya julukan buat dia. Dan dia adalah roommate saya. Kami punya kebiasaan yang sama, yakni berantakin kamar. Semuanya ditaruh di atas kasur. Habisnya gak ada space buat naruh barang. Untung aja dia jarang komplen malah dianya suka minta maaf sama saya karena ngeberantakin kamar, padahal aslinya saya yang paling sering *parah banget. Mohon tidak ditiru. Setelah ini saya akan merapikan semuanya :D* Tapi, Epit itu anaknya rajin. Trus, hormat banget sama kakak-kakaknya yang yah gitu deh. Tiap hari dia kuliah jam setengah delapan trus dengan laporan praktikum seabrek tapi dia selalu punya alasan untuk tersenyum.

Ya, mereka semua adalah harta karun saya. Dari mereka saya belajar tentang persahabatan, kekeluargaan, rasa syukur dan masih banyak hal lainnya. Kita memang masih jauh dari sempurna. Tapi, jika kita bersama-sama memperbaiki diri, kita pasti akan menjadi tim yang solid dan tangguh. Minna, arigatou ne. Uhibbukum fillah <3

Shelter, October 8th 2014. 08:20 PM. Jelang Rehat.

Masa Lalu


Masa lalu,

kutinggalkan kau bersama angin yang berlalu

menelisik dalam pilunya waktu

dalam sebuah kotak bernama kenangan

Masa lalu,

aku terhempas bersamamu dalam perihnya luka

menyeret separuh jiwa bersama selaksa asa yang yang tersisa

dalam nyanyian lirih langit senja

Masa lalu,

Salahkah jika aku ingin berlari?

Berlari untuk menyembuhkan luka tanpa sebuah penghakiman?

lewat seucap kata “maaf”

Karena aku tahu,

aku takkan pernah bisa membunuhmu

maka izinkan aku meninggalkanmu

dengan nafas penuh kelegaan

Izinkan aku menyimpanmu dalam kotak kenangan

agar melintas sedikit ketenangan

untuk jiwa yang senantiasa merintih dalam pengharapan

Shelter, September 26th 2014. 05:41 PM. Senja dalam hening.

Untuk Malam


Untuk Malam…

Wahai malam, beberapa waktu yang lalu aku sempat membencimu. Kau selalu sukses membawa kenangan-kenangan yang tak kuharapkan seolah kembali dalam bentuk yang sangat mengerikan. Memaksa air mata ini untuk terus mengalir seperti Ama no Gawa. Aku bahkan tak sanggup lagi menatap langit, bintang dan rembulan. Aku benar-benar membencimu.

Tapi, bagaimanapun juga kau adalah malam. Saat dimana kegelapan datang bersama dingin. Bagi orang-orang dengan hati yang sempit, kau lebih mengerikan daripada hantu. Namun, bagi orang-orang yang penuh harapan, kau adalah tempat dimana cahaya memancar, bersama bebintang dan rembulan.

Wahai malam, perlahan aku mulai menyadari bahwa hadirmu sungguh berarti. Kini aku tahu, banyak hal yang hanya akan kulihat saat kau datang. Aku pun tahu bahwa kau datang bersama harapan di balik derai air mata. Bukan air mata meratapi apa atau siapa. Namun, air mata pengharapan kepada Sang Pemberi Harapan. Dia menciptakanmu bukan tanpa alasan. Dia menciptakanmu agar diri ini bisa bernafas sejenak, melepaskan sedikit beban yang melelahkan.

Kini, aku tak lagi membencimu. Karena bagaimanapun juga kau adalah malam.

Shelter, September 22nd 2014. 09:47 PM.

Infinite – 60 Seconds

Present from @lilis_ziyanida 

Jazakillah khair dek. Wish all d best for us ^^ 

#UB #dakwah #syariah #akhwat #hadiah #present #kaligrafi #tauhid #love #Allah #ukhuwah #islam #beauty #friendship #sisterhood #memory

Present from @lilis_ziyanida

Jazakillah khair dek. Wish all d best for us ^^

#UB #dakwah #syariah #akhwat #hadiah #present #kaligrafi #tauhid #love #Allah #ukhuwah #islam #beauty #friendship #sisterhood #memory

4th object. It&#8217;s you.

#flower #beauty #hijab #jilbab #khimar #weekend #object #memory #photograph #picture

4th object. It’s you.

#flower #beauty #hijab #jilbab #khimar #weekend #object #memory #photograph #picture

Stand at the top.

#sky #blue #lazuardi #bottle #learn #yellow #picture #photograph #nature #life #renungan #refresh

Stand at the top.

#sky #blue #lazuardi #bottle #learn #yellow #picture #photograph #nature #life #renungan #refresh

Step by step.

Faculty of Cultural Studies 6th floor. 120914

#life #hikmah #learn #stair #change #grateful #muhasabah #refresh #renungan #contemplation #object #photo #afternoon #september #silent

Step by step.

Faculty of Cultural Studies 6th floor. 120914

#life #hikmah #learn #stair #change #grateful #muhasabah #refresh #renungan #contemplation #object #photo #afternoon #september #silent

Lama2 Hana mirip Haru. Love that expression &lt;3 Miss her so much. Hana chan, mata asobou ne ^^ #hana #child #kids #Lovekids #love #baby #play #happy #joy

Lama2 Hana mirip Haru. Love that expression <3 Miss her so much. Hana chan, mata asobou ne ^^ #hana #child #kids #Lovekids #love #baby #play #happy #joy

“Su’udzhann merupakan tanda ketidakikhlasan.”

#plakk

Kreon by Stijn.