Masa Lalu


Masa lalu,

kutinggalkan kau bersama angin yang berlalu

menelisik dalam pilunya waktu

dalam sebuah kotak bernama kenangan

Masa lalu,

aku terhempas bersamamu dalam perihnya luka

menyeret separuh jiwa bersama selaksa asa yang yang tersisa

dalam nyanyian lirih langit senja

Masa lalu,

Salahkah jika aku ingin berlari?

Berlari untuk menyembuhkan luka tanpa sebuah penghakiman?

lewat seucap kata “maaf”

Karena aku tahu,

aku takkan pernah bisa membunuhmu

maka izinkan aku meninggalkanmu

dengan nafas penuh kelegaan

Izinkan aku menyimpanmu dalam kotak kenangan

agar melintas sedikit ketenangan

untuk jiwa yang senantiasa merintih dalam pengharapan

Shelter, September 26th 2014. 05:41 PM. Senja dalam hening.

Untuk Malam


Untuk Malam…

Wahai malam, beberapa waktu yang lalu aku sempat membencimu. Kau selalu sukses membawa kenangan-kenangan yang tak kuharapkan seolah kembali dalam bentuk yang sangat mengerikan. Memaksa air mata ini untuk terus mengalir seperti Ama no Gawa. Aku bahkan tak sanggup lagi menatap langit, bintang dan rembulan. Aku benar-benar membencimu.

Tapi, bagaimanapun juga kau adalah malam. Saat dimana kegelapan datang bersama dingin. Bagi orang-orang dengan hati yang sempit, kau lebih mengerikan daripada hantu. Namun, bagi orang-orang yang penuh harapan, kau adalah tempat dimana cahaya memancar, bersama bebintang dan rembulan.

Wahai malam, perlahan aku mulai menyadari bahwa hadirmu sungguh berarti. Kini aku tahu, banyak hal yang hanya akan kulihat saat kau datang. Aku pun tahu bahwa kau datang bersama harapan di balik derai air mata. Bukan air mata meratapi apa atau siapa. Namun, air mata pengharapan kepada Sang Pemberi Harapan. Dia menciptakanmu bukan tanpa alasan. Dia menciptakanmu agar diri ini bisa bernafas sejenak, melepaskan sedikit beban yang melelahkan.

Kini, aku tak lagi membencimu. Karena bagaimanapun juga kau adalah malam.

Shelter, September 22nd 2014. 09:47 PM.

Infinite – 60 Seconds

Present from @lilis_ziyanida 

Jazakillah khair dek. Wish all d best for us ^^ 

#UB #dakwah #syariah #akhwat #hadiah #present #kaligrafi #tauhid #love #Allah #ukhuwah #islam #beauty #friendship #sisterhood #memory

Present from @lilis_ziyanida

Jazakillah khair dek. Wish all d best for us ^^

#UB #dakwah #syariah #akhwat #hadiah #present #kaligrafi #tauhid #love #Allah #ukhuwah #islam #beauty #friendship #sisterhood #memory

4th object. It’s you.

#flower #beauty #hijab #jilbab #khimar #weekend #object #memory #photograph #picture

4th object. It’s you.

#flower #beauty #hijab #jilbab #khimar #weekend #object #memory #photograph #picture

Stand at the top.

#sky #blue #lazuardi #bottle #learn #yellow #picture #photograph #nature #life #renungan #refresh

Stand at the top.

#sky #blue #lazuardi #bottle #learn #yellow #picture #photograph #nature #life #renungan #refresh

Step by step.

Faculty of Cultural Studies 6th floor. 120914

#life #hikmah #learn #stair #change #grateful #muhasabah #refresh #renungan #contemplation #object #photo #afternoon #september #silent

Step by step.

Faculty of Cultural Studies 6th floor. 120914

#life #hikmah #learn #stair #change #grateful #muhasabah #refresh #renungan #contemplation #object #photo #afternoon #september #silent

Lama2 Hana mirip Haru. Love that expression <3 Miss her so much. Hana chan, mata asobou ne ^^ #hana #child #kids #Lovekids #love #baby #play #happy #joy

Lama2 Hana mirip Haru. Love that expression <3 Miss her so much. Hana chan, mata asobou ne ^^ #hana #child #kids #Lovekids #love #baby #play #happy #joy

“Su’udzhann merupakan tanda ketidakikhlasan.”

#plakk

Hari ini mungkin saya hanya bisa sedikit mengutip hadits ini&#8230;

Rasulullah SAW. bersabda&#160;:
“Orang yang kuat (akalnya) adalah orang yang mampu menundukkan hawa nafsunya (atau mengevaluasi) dan melakukan amal perbuatan untuk apa yang ada setelah kematian, sedangkan orang yang lemah (akalnya) adalah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya (tidak pernah mengevaluasi diri) dan berspekulasi terhadap Allah”. (HR. At Tirmidzi)

***
Terlalu banyak yang ingin saya tuliskan, tapi tentu saja tidak di sini. Lebih baik saya simpan sendiri muhasabah untuk diri saya.
Terima kasih untuk semua orang yang telah berjasa dalam hidup saya. Ketiga orang tua saya, Mama, Bapak, Om. Gak lupa tante Eni yang dulu mengasuh saya selama beberapa tahun. Terima kasih juga untuk kak Maya dan masbro Aim juga kak Ebet, tiga orang saudara saya yang luar biasa. Untuk guru-guru saya dari SD sampai SMA. Untuk musyrifah-musyrifah saya, Ustadzah Reni (almh), Ummu Afiq, Ummu Rifa, Ummu Aqilah, Mb Lola, Mb Dina, Mb Afiqoh, Mb Hanifah, Bu Halimah. Untuk sahabat-sahabatku dalam perjuangan ini, Aoi, Mido, Chai, Fitri, Ipeh, Ami, Maryam. Untuk teman-teman halqoh, Mb Esty n Muthi. Untuk saudara-saudaraku para penduduk Khairunnisa 1453, Kanjeng Mami, Nurul, dek Epit. Untuk adik-adikku, Fima, Nikma, Icha, Andra, Putri, Ithoh, Amel, Fita, Nurus, Arin, Putri, dek Fitri. Untuk anak-anak Propaganda, uri Partner (Uchum), Yeni, Ocha, Titin. Untuk teman-teman MHTI Chapter UB. Untuk teman-teman seperjuangan di dunia maya. Uhibbukum fillah &lt;3
Keep on fight toward Islamic revolution!
Dwi Putri Ayu R. Anggun Lestari
Shelter, September 2nd 2014.
backsound&#160;: Big Bang-Still alive

Hari ini mungkin saya hanya bisa sedikit mengutip hadits ini…

Rasulullah SAW. bersabda :

“Orang yang kuat (akalnya) adalah orang yang mampu menundukkan hawa nafsunya (atau mengevaluasi) dan melakukan amal perbuatan untuk apa yang ada setelah kematian, sedangkan orang yang lemah (akalnya) adalah orang yang dirinya selalu mengikuti hawa nafsunya (tidak pernah mengevaluasi diri) dan berspekulasi terhadap Allah”. (HR. At Tirmidzi)

***

Terlalu banyak yang ingin saya tuliskan, tapi tentu saja tidak di sini. Lebih baik saya simpan sendiri muhasabah untuk diri saya.

Terima kasih untuk semua orang yang telah berjasa dalam hidup saya. Ketiga orang tua saya, Mama, Bapak, Om. Gak lupa tante Eni yang dulu mengasuh saya selama beberapa tahun. Terima kasih juga untuk kak Maya dan masbro Aim juga kak Ebet, tiga orang saudara saya yang luar biasa. Untuk guru-guru saya dari SD sampai SMA. Untuk musyrifah-musyrifah saya, Ustadzah Reni (almh), Ummu Afiq, Ummu Rifa, Ummu Aqilah, Mb Lola, Mb Dina, Mb Afiqoh, Mb Hanifah, Bu Halimah. Untuk sahabat-sahabatku dalam perjuangan ini, Aoi, Mido, Chai, Fitri, Ipeh, Ami, Maryam. Untuk teman-teman halqoh, Mb Esty n Muthi. Untuk saudara-saudaraku para penduduk Khairunnisa 1453, Kanjeng Mami, Nurul, dek Epit. Untuk adik-adikku, Fima, Nikma, Icha, Andra, Putri, Ithoh, Amel, Fita, Nurus, Arin, Putri, dek Fitri. Untuk anak-anak Propaganda, uri Partner (Uchum), Yeni, Ocha, Titin. Untuk teman-teman MHTI Chapter UB. Untuk teman-teman seperjuangan di dunia maya. Uhibbukum fillah <3

Keep on fight toward Islamic revolution!

Dwi Putri Ayu R. Anggun Lestari

Shelter, September 2nd 2014.

backsound : Big Bang-Still alive

Selamat Datang Semester Baru


Kalo sebelum-sebelumnya saya menjuluki diri saya dengan MTA atau Mahasiswi Tingkat Akhir, sekarang saya sepertinya lebih cocok dengan sebutan Mahasiswi Semester Akhir. Harapan saya, ini adalah semester terakhir saya di kampus, bukan karena saya bosan jadi mahasiswa. Tapi karena biaya kuliah semakin lama semakin mahal. Kalo gak ada Allah, saya gak tau darimana saya bisa bayar SPP segitu gedenya.

Selamat datang semester baru, semester yang mungkin saja akan jadi momen terakhir saya di dakwah kampus sebelum akhirnya kembali ke kampung halaman tercinta. Semester yang pastinya akan penuh dengan darah karena saya dikejar deadline, gak hanya KKN dan skripsi tapi juga target-target dakwah dan itulah prioritas saya.

Meskipun saya sudah semester akhir, perjuangan tetaplah belum berakhir. Sampai Khilafah tegak atau di tengah jalan diri ini gugur dan digantikan oleh yang lain. Selamat datang semester baru, semester pembenahan diri sebelum terjun ke dunia yang sebenarnya, masyarakat.

Selamat jadi mahasiswi semester akhir, Dit :D

Shelter, August 23rd 2014. 09:54 PM. Menjelang rehat.

Backsound : VIXX – Light Me Up

Kreon by Stijn.